Larangan Saat Umroh

Ibadah umroh merupakan ibadah yang memiliki keistimewaan tersendiri. Suksesnya ibadah umroh dapat meleburkan dosa bagi seseorang yang melakukannya. Selain itu, setiap yang melaksanakannya berpeluang untuk memanjatkan doa – doa yang InsyaAllah akan dikabulkan. Pantas saja kalau tanah suci selalu dihampiri jutaan umat islam di sepanjang tahun.

Namun untuk mendapatkan keistimewaan saat umroh tidak bisa dibilang mudah. Ada beberapa syarat, rukun dan wajib umroh yang harus Anda lalui. Mempelajari bab umroh dan mengikuti kegiatan manasik akan memberikan Anda cukup pengetahuan tentang hal – hal di atas untuk beribadah di tanah suci. Tak hanya itu, juga ada beberapa larangan yang tidak boleh Anda langgar selama melakukan ibadah ini. Nah, di bawah ini terdapat hal – hal yang tidak boleh dilakukan saat umroh. Yuk kita pelajari!

  1. Larangan bagi jamaah pria

Ketika ihram, memakai pakaian yang berjahit apalagi yang mengikuti lekuk tubuh adalah hal yang dilarang. Itu berarti memakai pakaian dalam seperti kaos dalam dan celana dalam juga dilarang saat ber-ihram.  Untuk solusinya, Anda bisa membeli celana dalam yang tak berjahit yang banyak dijual di toko perlengkapan umroh.

Selain itu, memakai alas kaki yang menutupi mata kaki juga dilarang di sini. Pakailah alas kaki yang terbuka sehingga mata kaki Anda terlihat. Hal ini juga berlaku untuk kepala Anda. Sebagai seseorang yang sedang dalam ihram, Anda tidak diperkenankan untuk menggunakan topi, atau apapun yang melekat pada kepala Anda. Untuk menghindari panasnya matahari, Anda diperbolehkan untuk menggunakan payung.

  1. Larangan bagi jamaah wanita

Bagi seorang wanita, ibadah umroh ini adalah ibadah yang senilai dengan jihad berperang di jalan Allah. Nah, untuk suksesnya ibadah umroh yang dijalankan, Anda yang wanita juga wajib mengetahui larangan saat ihram.

Diantara larangan tersebut adalah dilarang menutup telapak tangan atau menggunakan kaus tangan. Selain itu, seorang wanita juga tidak dianjurkan untuk menutup wajahnya dengan menggunakan cadar saat sedang berada di tanah suci.  

  1. Larangan bagi jamaah pria dan wanita

Selain larangan khusus bagi pria dan wanita diatas, ada juga larangan yang berlaku bagi keduanya. Diantaranya antara lain adalah :

    • Dilarang menggunakan wewangian setelah berpakaian ihram. Memakai wewangian diperbolehkan jika dipakai sebelum ihram.

    • Selanjutnya, jamaah umroh pria maupun wanita juga dilarang untuk mencabut bulu, ataupun memotong kuku selama ihram.

    • Melakukan perburuan dan mengganggu binatang saat berihram adalah kegiatan yang juga dilarang.

    • Begitu juga dengan merusak atau memotong, mengukir pepohonan di tanah haram. Hal ini juga tidak diperkenankan untuk Anda lakukan.

    • Saat sedang berihram Anda juga dilarang untuk meminang seseorang, menikah, dan juga bersaksi atas pernikahan seseorang.

    • Melakukan hubungan suami istri ataupun hanya sekedar bercumbu juga dilarang saat Anda sedang ber-ihram.

    • Dan yang terakhir adalah setelah Anda ber-ihram, maka sudah sepatutnya Anda menjaga tutur kata dan ucapan yang keluar dari lisan Anda. Berucap kotor, mencaci sesuatu dan bertengkar adalah sesuatu yang dilarang. Usahakan tetap sabar dan pasrah akan apapun keadaan yang Anda jalani di sana. Fokuskan lisan Anda untuk banyak berdoa.

Beberapa hal di atas adalah hal apa saja yang tidak boleh dilakukan saat umroh. Larangan – larangan tersebut nantinya akan hilang ketika Anda telah selesai mencukur rambut atau ber-tahallul. Nah sebelum itu, Anda wajib mengikuti segala persyaratan dan larangan yang ada. Semoga setelah mengetahui beberapa larangan diatas menjadikan Anda semakin memantapkan niat untuk melaksanakan ibadah umroh. Yuk segera rencanakan ibadah umrohmu bersama kami.